Anak Angkat Lelong Jersi Pemberian Cristiano Ronaldo Untuk Bantu Penduduk Aceh

Anak angkat Cristiano Ronaldo yang berasal dari Aceh, Martunis, melelong jersey pemberian Ronaldo untuk membantu penduduk di wilayahnya yang terjejas dari segi ekonomi akibat penularan wabak yang melanda seluruh dunia.

Martunis berjaya melelong jersi yang turut ditandatangani oleh Ronaldo itu dengan harga Rp180 juta, atau bersamaan lebih kuran RM50,000.

Bagi beliau, melelong jersi tersebut yang diberikan oleh Ronaldo pada 2013 adalah satu pengorbanan besar secara peribadi, namun tidak teragak-agak untuk berbuat demikian sekiranya ia boleh membantu mereka yang memerlukan.

“Bismillah. Melepaskan baju ini tak mudah bagi saya. Niat baik ini semoga Allah membalasnya,” tulis Martunis di akaun instagram peribadinya, @martunis_ronaldo.

View this post on Instagram

Bismillah,melepaskan baju ini tak mudah bagi saya.niat baik ini semoga Allah membalasnya.Saya bukan seorang anak yang kaya raya,tidak punya kerja tetap,ayah saya hanya seorang petani ikan,dan penghasilan saya di Youtube tidak cukup untuk kebutuhan saya dan keluarga saya.mungkin ini jalan satu-satunya bagi saya untuk berbuat baik dengan melelang jarsey kebangaan saya ini,saya sangat terinspirasi dengan sosok Super star @cristiano ,bagaimana dia berbuat baik untuk semua orang dan saya selalu ingat dengan kata-kata @cristiano "Jika kita membantu orang lain,Tuhan Akan Membalasnya Dua kali lipat" ..Alhamdulillah pada tanggal 17 April 20:30 Jarsey ini berhak untuk orang lain yaitu BONG CHANDRA..selamat untuk abang BONG CHANDRA yang sudah mendapatkan Jarsey kesayangan saya,semoga bisa menjaga lebih baik dan saya doakan semoga selalu dalam lindungan Tuhan,rezekinya lancar dan diberi kesehatan oleh Tuhan dan semoga suatu saat nanti bisa bertemu dengan @cristiano ..Amin Yra… "berbuat baiklah selagi kita masih hidup " Terimakasih semuanya 😇🙏🏼

A post shared by 𝙈𝙖𝙧𝙩𝙪𝙣𝙞𝙨 𝙍𝙤𝙣𝙖𝙡𝙙𝙤 (@martunis_ronaldo) on

“Saya bukan seorang anak yang kaya raya. Tidak punya kerja tetap. Ayah saya hanya seorang petani ikan dan penghasilan saya di You Tube tidak cukup untuk kebutuhan [keperluan] saya dan keluarga,” katanya lagi.

Namun, di dalam keterbatasan yang dimilikinya Martunis tetap bertekad untuk membantu penduduk Aceh yang terkesan dengan penularan wabak itu di Aceh.

“Mungkin ini jalan satu-satunya bagi saya untuk berbuat baik dengan melelong jarsey kebangaan saya ini.

“Saya sangat terinspirasi dengan sosok super star Ronaldo ,bagaimana dia berbuat baik untuk semua orang dan saya selalu ingat dengan kata-kata Ronaldo,” ujarnya lagi.

Nama sebenar jejaka ini adalah Martunis Sarbini. Beliau mulai dikenali ramai setelah menjadi salah seorang mangsa tsunami yang melanda wilayah Aceh pada 2004.

Martunis berusia 8 tahun pada ketika itu dihanyutkan ke tengah lautan selama 24 hari tanpa makanan dan minuman sebelum ditemui.

Pada ketika ditemui, Martunis menyarung jersi pasukan kebangsaan Portugal. Perkara ini mendorong untuk bintang dunia, Cristiano Ronaldo menemui Martunis.

Martunis yang pada ketika itu berusia 8 tahun kemudiannya diambil sebagai anak angkat bintang Portugal itu, selain turut menaja persekolahannya.

Tahun lalu ketika melawat Indonesia, Ronaldo dikhabarkan turut hadir ke majlis perkahwinan Martunis.

Kongsi artikel ini